Polsek Tapung Perkuat Sinergi dengan Kelompok Tani, Dorong Swasembada Jagung demi Ketahanan Pangan

0
1
Bagikan :

KAMPAR – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan jajaran Polsek Tapung, Polres Kampar. Melalui koordinasi dan pendampingan intensif kepada kelompok tani, kepolisian berupaya memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendorong percepatan swasembada pangan, khususnya produksi jagung pipil di wilayah Kecamatan Tapung.

Langkah tersebut ditunjukkan Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang bersama personel yang melakukan koordinasi langsung dengan Kelompok Tani Jaya Abadi yang diketuai Denan di Desa Indrapuri, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan potensi pertanian lokal.

Dalam pertemuan tersebut, Kompol Y.E. Bambang menegaskan bahwa Polsek Tapung akan terus membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga kelompok tani sebagai garda terdepan pembangunan sektor pertanian.

“Polres Kampar melalui Polsek Tapung akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait peningkatan ketahanan pangan melalui program swasembada jagung pipil. Kami siap mendukung dan mengawal setiap langkah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kompol Y.E. Bambang.

Menurutnya, keberhasilan program swasembada pangan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Potensi lahan pertanian yang tersedia harus dimanfaatkan secara optimal agar mampu menghasilkan produksi yang maksimal dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, pengembangan budidaya jagung pipil tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan petani, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi sektor peternakan. Ketersediaan jagung sebagai bahan baku pakan ternak dari hasil produksi lokal akan mempermudah peternak memenuhi kebutuhan pakan dengan biaya yang lebih terjangkau.

“Pe

Selain memperkuat ketahanan pangan, program swasembada jagung juga diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi desa yang saling terhubung antara petani, peternak, dan lembaga ekonomi desa. Sinergi tersebut diyakini akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

Melalui koordinasi yang berkelanjutan dengan kelompok tani dan seluruh stakeholder terkait, Polsek Tapung berharap program swasembada pangan dapat berjalan optimal, meningkatkan produksi pertanian, serta menjadi salah satu pendorong utama kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Tapung.

Upaya ini sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi komoditas strategis berbasis potensi lokal serta pemberdayaan kelompok tani sebagai motor penggerak pembangunan sektor pertanian di daerah.

ternak tidak perlu lagi mencari bahan pakan ke daerah lain. Mereka cukup berkoordinasi dengan petani, kelompok tani maupun BUMDes di desa masing-masing. Dengan begitu biaya operasional dapat ditekan dan roda perekonomian masyarakat desa ikut bergerak,” jelasnya.